PASSWORD RESET

Into The Heart of Java

Home » In Business » Astrid Widayani, SE., SS., MBA, Maksimal Dalam Amanah

Astrid Widayani, SE., SS., MBA, Maksimal Dalam Amanah

astrid widayani, se., ss., mba - ketua yayasan pendidikan widya nusantara (akparta surakarta)

Astrid Widayani, SE., SS., MBA – Ketua Yayasan Pendidikan Widya Nusantara (Akparta Surakarta)

Peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata. Perempuan yang kuat dan berdaya guna bagi sesama menjadi salah satu tujuan dalam hidup, terlebih bagi perempuan yang mampu menyeimbangkan antara kehidupan keluarga dan karirnya. Dikenal pintar, cerdas dan bersahaja, sosok perempuan yang satu ini patut diacungi jempol untuk kiprahnya yang turut memajukan pendidikan bangsa melalui pekerjaan yang ia geluti. Astrid Widayani, ibu dari dua orang anak ini merupakan Ketua Yayasan Pendidikan Widya Nusantara Surakarta yang membawahi Akademi Pariwisata Widya Nusantara (Akparta Surakarta) dan baru saja mengemban amanah sebagai Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta yang membawahi Universitas Surakarta (UNSA). Begitu banyak kegiatan dan kiprahnya di dunia pendidikan, kali ini perempuan 30 tahun yang sedang menempuh pendidikan S3-nya ini, siap berbagi suka duka perjalanan yang harus ia tempuh hingga mencapai posisi sekarang ini.

Apakah awalnya memang mempunyai impian bekerja di dunia pendidikan?

astrid widayani, se., ss., mba - ketua yayasan pendidikan widya nusantara (akparta surakarta)Semua diawali dari background keluarga, dimana ayah dan ibu saya adalah seorang dosen. Ayah saya almarhum Prof. Dr. H.S. Brodjo Sudjono,SH., MS adalah pejuang pendidikan tinggi yang mendirikan STIA ASMI Solo, UNSA, Akparta Surakarta dan tahun lalu menambah satu institusi lagi dalam group “Kampus Bumi Bengawan”. Seiring sejalan dengan itu hati saya mulai tergerak untuk ikut terjun langsung di dunia pendidikan. Sejak lulus S1 pada tahun 2009 dengan double degree di bidang Ekonomi dan Sastra Inggris, saya sudah mulai masuk dan berkecimpung di dunia kampus untuk membantu managerial di jajaran struktural maupun fungsional sebagai dosen.

Saya sadar, saat itu jam terbang saya masih kurang, namun didukung dengan kematangan institusi ini membuat saya lebih mantab untuk menekuni profesi di bidang pendidikan. Bekerja di dunia pendidikan harus benar-benar menggunakan hati karena semua berhubungan dengan ilmu dan pengetahuan yang mampu kita berikan kepada generasi penerus bangsa. Ditambah lagi dengan secara tidak langsung terjun ke lingkungan yang mayoritasnya sebagai pendidik, siap tidak siap saya sudah menaruh hati pada dunia pendidikan yang saya tekuni ini.

Bagaimana peran orang tua dalam mendampingi karir anda?

astrid widayani, se., ss., mba - ketua yayasan pendidikan widya nusantara (akparta surakarta)Sejak awal orang tua saya selalu memberikan bimbingan dan dukungan selama proses belajar manajemen perguruan tinggi. Saya juga diberikan kesempatan mengikuti jejak organisasi almarhum ayah yang pernah menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Jawa Tengah selama tiga periode berturut-turut. Saat ini saya diberikan kepercayaan menjabat sebagai Sekretaris II di APTISI Surakarta, yang dalam periode kepengurusan sebelumnya sebagai Bendahara. Dari situ saya semakin semangat berkarya sekaligus memahami bahwa pendidikan adalah dunia yang mulia. Berkat rintisan usaha keluarga di dunia pendidikan ini saya merasa bersyukur bisa bekerja sesuai dengan apa yang saya cintai.

Di luar kampus saya menjadi sangat peduli dengan pendidikan bangsa. Selama tiga tahun terakhir, saya sempat bergabung menjadi Inspirator Leader di Kelas Inspirasi Solo Mengajar maupun menjadi orang tua asuh di sebuah Taman Cerdas. Keinginan berkontribusi yang besar di dunia pendidikan tidak bisa dianggap enteng, terlebih membantu anak-anak usia dini menemukan karakter yang sesuai jati diri bangsa. Bagi saya, kesadaran akan pentingnya pendidikan harus ditumbuhkan sejak kecil yang didukung oleh lingkungan terdekat. Pemikiran tersebut saya dapatkan dari orang tua saya, dimana mereka mampu memberikan dukungan yang besar bagi perjalanan karir saya dengan mengikuti jejak mereka sebagai pendidik.

Bagaimana Anda melihat pendidikan di Indonesia?

astrid widayani, se., ss., mba - ketua yayasan pendidikan widya nusantara (akparta surakarta)Melihat dunia pendidikan di Indonesia, khususnya di lingkungan pendidikan tinggi tentu tidak hanya sekedar mencetak lulusan-lulusan baru saja. Namun juga harus mempunyai kesiapan untuk mencetak karakter dan mental mahasiswa. Saat ini tidak hanya ilmu yang dibutuhkan, terpenting adalah sikap untuk berani menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks dari hari ke hari. Tidak hanya pintar akademis tetapi seseorang juga harus pintar dalam kehidupan, cerdas secara sosial.

Menurut anda apa yang paling dibutuhkan oleh generasi muda Indonesia saat ini?

Bagi saya yang langsung bertemu kaum muda di lingkungan kampus, membuat saya semakin menyadari proses dinamika pendidikan, khususnya yang dialami oleh para mahasiswa dari berbagai tingkatan studi. Memberikan ruang apresiasi yang cukup bagi mereka adalah hal yang perlu dilakukan. Terlebih membantu mereka menemukan keutuhan jati diri sebagai pribadi yang unggul dan bermartabat.

Share This Article :
Pages : 1 2

Tulis Komentar

Your email address will not be published.