PASSWORD RESET

Into The Heart of Java

Home » On Duty » Arcobaleno, Dari Hobi Pribadi Jadi Profesi Kolaborasi

Arcobaleno, Dari Hobi Pribadi Jadi Profesi Kolaborasi

arcobaleno - yung yung & timothy chen

Arcobaleno – Yung Yung & Timothy Chen

Pekerjaan hebat tidak dilakukan dengan kekuatan, tapi dengan ketekunan dan kegigihan”Samuel Jhonson

arcobaleno - yung yung & timothy chenMelakukan pekerjaan yang kita senangi adalah energi. Bahkan tidak jarang, pekerjaan beralih menjadi hobi. Lebih berenergi lagi saat hobi menjadi profesi. Saat hobi menjadi profesi, memberi ruang tersendiri untuk berkreasi dan menyalurkan seluruh energi, pikiran, dan tenaga tentu bukan hal yang sulit dilakukan. Berawal dari sebuah hobi inilah, dua orang bersaudara ini mampu menghasilkan karya melalui ide, kreativitas, dan ketekunannya. Kolaborasi dua tokoh desainer ini, Yung Yung dan Timothy Chen, menghasilkan brand fashion Arcobaleno yang mereka bawa dan kembangkan hingga saat ini. Arcobaleno sendiri merupakan usaha dagang dalam bidang fashion, meliputi Batik Solo, Kebaya Solo, Bridal dan penyedia bahan tile, broklat atau batik. Kali ini bersama Paduan, keduanya berbagi cerita mengenai usaha yang dirintis sejak tahun 2008 yang lalu.

Bagaimana awal cerita memulai Arcobaleno?

arcobaleno - yung yungArcobaleno berdiri awal tahun 2008 dengan visi membuat batik yang pantas dikenakan oleh anak-anak muda Indonesia dan menghapus stigma batik yang hanya pantas dikenakan oleh pejabat dan kaum suburban (orang-orang pinggir kota). Di samping itu, saya sempat menjadi sales kain batik selama satu tahun, dari situlah timbul keinginan untuk membuat pakaian sendiri. Keinginan tersebut semakin kuat karena saya mengetahui celah di mana tempat mencari bahan baku berkualitas dengan harga ekonomis yang memang langsung dari pabrik maupun importer-nya.

Sempat mengalami pasang surut di tahun 2010 hingga 2013 karena kenaikan mata uang dolar dan melemahnya rupiah, akhirnya di tahun 2014, Arcobaleno bertemu dengan Timothy Chen yang mempunyai visi, misi, dan selera desain yang sama, dan kami berdua sepakat untuk memulai kerjasama. Lebih tepatnya kami berdua saling berkolaborasi membuat dan memproduksi gaun pesta, bridal, kebaya secara komersial dengan power sendiri atau tidak impor.

Apa arti nama Arcobaleno?

arcobaleno - timothy chenSebenarnya semua berawal dari hal yang tidak terduga. Terbatas waktu yang mepet dalam mempersiapkan membuka toko ini, akhirnya timbul ide dari pakaian yang kami buat begitu indah dengan warna-warni yang ada. Akhirnya kami mengambil nama Arcobaleno dari bahasa Italia yang berarti Pelangi. Harapannya di tahun ke-10 berdirinya, Arcobaleno semakin memberi warna di perkembangan bisnis usaha produsen pakaian secara nasional, namun lebih khusus untuk kota Solo sendiri.

Apa yang paling ditonjolkan dari produk Arcobaleno?

Kami menggunakan bahan, segi cutting, dan aplikasi tampilan sama dengan desainer ternama lainnya, namun perbedaannya terletak pada harga yang ditawarkan lebih terjangkau meski memakai bahan premium. Perbedaan lainnya terletak pada ketersediaan berbagai ukuran pakaian yang kami buat, mulai dari S, M, L dengan warna yang beragam pula. Dalam satu size pakaian, terdapat tiga sampai 4 baju. Kami juga menyediakan sarimbit, seragam untuk batik dan sistemnya memakai Custom ID sehingga siapa saja dapat membuat baju di Arcobaleno sesuai keinginan dan kebutuhan konsumen.

Sampai saat ini, bagaimana perkembangan bisnis Arcobaleno sendiri?

arcobaleno - timothy chenBerkat kolaborasi ini kami merasa mendapatkan keuntungan yang berlipat, mulai dari keunggulan berupa bisnis semi garmen untuk butik, suply produk ke persewaan baju, maupun untuk butik-butik lainnya. Permintaan secara pribadi juga datang dari kota-kota di Indonesia seperti Medan, Jakarta, Yogyakarta, Surabaya bahkan Papua. Kebanyakan dari mereka membeli produk kami dalam jumlah banyak untuk dijual kembali dengan harga yang bervariatif. Target market kami memang bukan export, namun dapat terus berkembang menembus secara nasional untuk gaun pesta, bridal dan kebaya.

Pages : 1 2

Tulis Komentar

Your email address will not be published.