PASSWORD RESET

Into The Heart of Java

Home » City Events » Penyerahan Donasi Batik Keris Dukung Program Rumah Faye di Peringatan Hari Batik Nasional

Penyerahan Donasi Batik Keris Dukung Program Rumah Faye di Peringatan Hari Batik Nasional

 

Berawal dari peringatan Hari Kartini pada 21 April 2017 yang lalu, Batik Keris meluncurkan program donasi guna mendukung program Rumah Faye yang secara khusus bertujuan untuk menyelamatkan anak – anak Indonesia dari kejahatan perdagangan anak yang kini semakin hari semakin marak terjadi. Melalui program donasi Batik Keris yang berakhir pada 21 September 2017 lalu, pelanggan secara tak langsung turut berdonasi untuk setiap pembelian produk kipas di seluruh gerai Batik Keris.

Ibunda Faye Simanjutan, Uli Panjaitan yang datang pada acara Hari Batik Indonesia, Selasa (2/10) di Roemahkoe Heritage, Laweyan Solo, menuturkan, Rumah Faye mulai berdiri tahun 2013 lalu dan sudah membuka 1 shelter di Batam yang berguna untuk menampung anak-anak yang tereksploitasi baik secara ekonomi dan seksual.

“Jujur saya tidak sampai hati untuk masuk ke shelter. Bertemu dan menatap pancaran mata anak-anak korban human traficking itu saya tidak kuat. Tapi Faye tidak, dia bisa bercengkrama dan bermain dengan mereka yang di shelter”, ungkap Uli.

Melalui program donasi ini, Batik Keris memperkenalkan kembali produk kerajinan kipas khas Nusantara yang miliki berbagai macam model dan varian dengan harga mulai Rp. 15.000 kepada masyarakat sekaligus turut mendorong pertumbuhan ekonomi para UKM produsen kipas binaan Batik Keris. Didukung gerai yang tersebar di 30 lebih kota di Indonesia, Batik Keris membuka kesempatan yang luas bagi masyarakat Indonesia untuk turut ikut serta dalam program donasi untuk Rumah Faye. Batik Keris mendonasikan sebesar 10% dari setiap kipas yang dibeli oleh pelanggan,

Komisaris Batik Keris, Lina Handianto Tjokrosaputro menuturkan Rumah Faye memberi inspirasi bagi sesama, bagaimana kita bisa berdaya lebih melakukan apa yang kita mampu untuk meringankan orang lain.

“Faye mempunyai pemikiran ini ketika berumur 9 tahun. Untuk anak seusia itu berpikir sekritis itu luar biasa sekali. Faye berpikir dari kecukupan dia, bisa sekolah, tidak kesusahan malah memunculkan pemikiran bagaimana di luar sana banyak anak seusia dia yang ter-eksploitasi, tidak hidup dengan aman untuk itulah Rumah Faye berdiri”, ungkap Lina.

Dalam gelaran acara yang sama, Lina Handianto kembali memperkenalkan layanan Batik Keris Online kepada para undangan. Selain itu Batik Keris juga menampilkan koleksi – koleksi fesyen dengan tema Pelangi Nusantara dalam rangkaian mini show dari koleksi profesional, remaja, sutra dan busana muslim yang dikemas dengan konsep acara afternoon tea dengan jamuan teh, wedang tradisional, 7 jenis kopi Indonesia pilihan dari Batik Keris dan makanan khas Solo.

“Program ini dapat menjadi salah satu sarana sosialisasi bahwa Batik Keris turut peduli dengan apa saja yang terjadi di sekitar kita, Bentuk kepedulian inilah yang kami wujudkan melalui program yang mengajak pelanggan turut berdonasi melalui pembelian kipas khas Nusantara di Batik Keris karena kami percaya bahwa setiap orang miliki peluang untuk menjadi agen perubahan”, pungkas Lina.

 

Teks    : Puspita Aquina

Foto    : Dida Agung

Tulis Komentar

Your email address will not be published.